Beton yang telah berumur (melewati sekian dekade) seringkali telah mengalami karbonasi. Sedangkan tulangan baja mengalami korosi. Kombinasi dari minimum 2 hal tersebut (karbonasi beton dan korosi tulangan) inilah yang menjadi pencetus adanya kerusakan beton.
Kerusakan beton terlihat dari adanya retak (cracks) dan beton yang rompal (spalling concrete).
Terdapat 3 hal secara garis besar dalam menangani hal tersebut:
1. Injection
Peristiwa awal dari kerusakan beton menghasilkan retak. Bila retak dibiarkan akan menjadi jalan masuknya environment attack dalam hal ini uap air, bahan kimia, air hujan, dll. Oleh karena itu, retak yang timbul perlu disuntik (injection) sehingga tertutup.
2. Patching
Pada kerusakan yang lebih besar digunakan metode Patching (pasta semen yang dilepakan ke permukaan beton).
3. Grouting
Hampir sama dengan proses Patching namun dalam hal ini karena kerusakan yang lebih besar, jadi diperlukan pengecoran setempat yang sering disebut sebagai Grouting.
